Sejarah Singkat

Laboratorium rekayasa termal berkembang dari fondasi termodinamika abad ke-17. Inovasi mesin uap dan revolusi industri memicu penelitian efisiensi energi. Abad ke-20 fokus pada aplikasi industri dan militer. Kini, lab berpusat pada energi terbarukan, efisiensi, dan manajemen termal untuk masa depan berkelanjutan.

Menjadi pusat unggulan penelitian, pengembangan, dan inovasi di bidang rekayasa termal yang berkelanjutan, berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesejahteraan masyarakat Aceh serta Indonesia.

Melakukan penelitian inovatif fokus energi terbarukan dan efisiensi. Mengembangkan SDM kompeten dan memberikan solusi termal lokal melalui kolaborasi dengan industri dan masyarakat Aceh

meningkatkan publikasi ilmiah berkualitas, mengembangkan prototipe inovatif untuk efisiensi energi dan energi terbarukan lokal seperti surya atau panas bumi. Laboratorium termal juga membekali lulusan dengan kompetensi kuat, menjadi rujukan bagi pemerintah dan industri Aceh dalam isu termal, serta melibatkan masyarakat melalui edukasi teknologi sederhana dan mengamankan HKI (Hak Kekayaan Intelektual).